Cara setting Pure Black untuk Output Film sablon, CorelDraw

Selamat bertemu kembali Sobat–sobat semua di Blog sablon kaos – claris distro, klai ini kita membahas mengenai output (print/cetak) Film sablon, dalam proses pembuatan film sablon, semua warna harus dipisahin satu persatu dan semuanya diganti warnanya menjadi “HITAM”, semakin hitam warnanya pada waktu mencetak adalah semakin bagus, minimal menggunakan print laser model lama yang sudah tidak diproduksi karena hasil printnya “lebih hitam” atau kalau mau yang model baru harus yang model yang mahal di atas standard, tentu ini akan membuat sobat-sobat pemula dalam bidang sablon kaos akan mengeluarkan biaya yang “lebih”, nah kini saya akan memberikan trik bagaimana agar hasil print kita bisa menjadi lebih hitam, sobat bahkan bisa hanya menggunakan Printer Inkjet Murah yang harga barunya di bawah Rp 1 juta. “Buat apa mencari mahal-mahal jikalau yang murah sudah ada di depan kita”, dengan cara ini, maka kita akan memberi perintah agar software Corel Draw kita menggunakan warna 100% Black (pure black), semoga dengan cara ini dapat menjadi alternatif¬† bagi usaha sablon kaos sobat-sobat semua dengan modal yang minim.

film sablon, sablon kaos
Contoh Film sablon dalam format pdf

Pertama, silahkan membuka software Corel Draw anda, dan lihat dipojok atas sebelah kiri, ada terdapat Menu Bar yang dimulai dari menu “FILE”, silahkan agan memilih menu “Tools > Color Management > Default Settings – setelah itu akan keluar Window “Default Color Management Settings” pada jendela sebelah kiri agak kebawah, silahkan centang kotak “Preserve pure black” lihat gambar di bawah ini (ada dikasih kotak merah), setelah itu pilih OK.

sablon kaos, setting sablon
setting pure black menggunakan Corel Draw

Nah jikalau semuanya benar, maka Corel Draw Sobat sudah siap menanampilkan hasil print 100% pure black atau 100% Hitam, silahkan anda mencoba untuk bandingkan hasil printnya,, bahkan dengan menggunakan printer murah seperti Printer Inkjet Canon IP 2770, bisa menampilkan hasil yang “cukup” memuaskan, dan untuk menjadikan setting ini sebagai setting default, kembali lagi ke menu bar Tools > Save Setting as Default.

Tutorial Cara Setting 100& hitam dengan CorelDraw

Sobat-sobat semua, Corel Daw itu tidak sulit bukan? sobat hanya perlu “TAU” dan kami selalu dengan senang hati berbagi tutorial-tutorial seputar design dan sablon kaos hanya untuk sobat-sobat semua, silahkan bantu kami dengan subscribe Youtuba Channel kita dan Share Tutorial-tutorial kami, untuk itu kami ucapkan Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk kebaikan hati sobat-sobat semua, salam dari kami Claris Distro – Sablon Kaos

Cara membuat tulisan bergelombang dengan CorelDraw

Hai teman – teman berjumpa lagi di artikel kami berikutnya “Cara membuat tulisan bergelombang dengan CorelDraw” dengan mempelajari teknik ini kita dapat lebih berkreasi lagi dengan menggunakan design tulisan / text, tentu saja design kita akan terasa lebih kreatif dan lebih menarik serta tidak membosankan, di dalam dunia Design Grafis, kata “Kreativitas” adalah “Nadi” dari suatu karya, tentu saja dalam membuat suatu karya, banyak cara untuk dapat menghasilkan “output” yang sama namun cara inilah yang kita pilih untuk digunakan.

tulisan bergelombang
contoh preview sablon kaos – efek tulisan bergelombang

gambar di atas adalah salah satu contoh implementasi tulisan bergelombang,
Pertama-tama, buka Corel Draw anda, Worksheetnya dirubah menjadi “Landscape” dan tarik 2 garis Guideline menjadi 26 cm kalau sobat masih tidak tau gimana caranya? silahkan baca artikel saya yang lainnya “Cara design tulisan di kaos menggunakan Corel Draw secara mudah dan ringkas

Kemudian dimenu Tools (sebelah kiri vertikal yg banyak gambar icon), cari icon “Freehand” (lokasinya silahkan liat di gambar bawah) klik dan tahan sampai muncul “sub icon window” kemudian pilih “PEN“, kemudian gambar sebuah Garis lurus 26 cm di dalam garis guideline, putuskan garisnya dengan menekan tombol “ESC” (sambil membuat garis, anda dapat klik dan tahan tombol “SHIFT” di keyboard supaya lurus).

efek text bergelombang
Membuat garis lurus 26cm dengan “Pen tool”

Kita akan membuat Garis lurusnya menjadi bergelombang karena nantinya tulisan kita akan mengikuti gelombang “Path” tersebut, klik “SHAPE TOOL” kemudian klik kanan di tengah garis nanti ada menu yang muncul, pilih “TO CURVE“, setelah garisnya menjadi “Curve” nanti muncul panah di kedua sisi garis aturlah gelombang sesuai dengan yang kita inginkan.

efek text bergelombang
Atur gelombang dengan “Shape tool”

Setelah kita membuat gelombang yang kita inginkan, pilih icon “TEXT TOOL” kemudian ketik “Claris Distro – Sablon Kaos”, jenis font Arial Black lebar 26cm ++ (dilebihkan dikit), setelah itu klik ke duanya sambil menekan dan tahan tombol “SHIFT” di Keyboard, setelah ke duanya ter “select” silahkan ke “Menu Text” pilih “FIT TEXT TO PATH“.
Anda dapat melihat sekarang tulisannya berpindah dan menyatu serta mengikuti alur garis bergelombang yang telah kita buat.

efek text bergelombang
Menggunakan menu TEXT – FIT TEXT TO PATH untuk membuat tulisan bergelombang

Setelah itu kita harus menghilangkan Garis (Path) nya, caranya: Pilih menu “OBJECT – CONVERT TO CURVES” kemudian pilih Garisnya dan tekan “Delete” di keyboard, setelah itu garisnya akan terhapus. DONE….

efek text bergelombang
Menghilangkan garis path pada tulisan bergelombang

Nah sahabat – sahabat sekalian, gampang bukan?, untuk lebih jelasnya silahkan lihat video youtube berikut ini (Menggunakan Subtitle, silahkan aktifkan di menu setelan).

Cara membuat tulisan bergelombang menggunakan CorelDraw – subtitle

Sobat – sobat semua kini telah menguasai teknik membuat tulisan bergelombang dengan corel draw, bantulah kami dengan “SHARE” post atau video ini, kami sangat berterima kasih atas bantuan sobat-sobat semua, Salam dari kami Claris Distro – Sablon Kaos.

Cara design tulisan di kaos menggunakan Corel Draw secara mudah dan ringkas

Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya, pada umumnya design sablon kaos yang diserahkan pada kami Claris Distro – sablon kaos, merupakan design yang berformat tulisan / text, ada yang hanya tulisan maupun digabungkan dengan gambar, jadi ada baiknya kita memulai belajar Corel Draw dengan menggunakan thema ini.

contoh gambar sablon tulisan (toko),

Misalnya kita mempunyai project Design tulisan di belakang kaos lebar 25cm:
Pertama-tama, buka Corel Draw anda (saat ini kami masih menggunakan versi X7), setelah halaman terbuka, karena tulisannya lebar 26 cm, maka lembar projectnya kita rubah menjadi “Landscape” (lihat gambar di bawah ini untuk mengetahui letak menunya).

kalau gambar kurang jelas di save image saja atau nonton video youtubena

Setelah “worksheetnya” menjadi Landscape, maka langkah selanjutnya, kita menentukan titik 0 CMnya berdasarkan garis “Guidelinenya”, dengan cara pertama klik (mouse) kiri di letak “Rulernya” sebelah kiri dekat panah biru, tahan dan geser ke arah yang kita tentukan untuk garis 0CMnya kemudian di lepaskan.

Kemudian kita set titik 0 CM rulernya sejajar dengan garis “guideline”, caranya, klik (mouse) kiri di panah hitam pojok sebelah kiri, tekan, ditahan dan digeser ke arah sejajar dengan garis “Guidelinenya” kemudian dilepaskan, kini anda dapat melihat titik 0CMnya sejajar dengan garis “Guidelinenya”

Setelah itu tarik garis “guideline” satu lagi tepat di 26 CM, nah.. nantinya tulisan kita tepat berada di dalam garis “Guidelinenya, oh ya sahabat-sahabat semua di asumsikan sudah tau cara menambahkan font baru yah… kalau belum, silahkan baca artikel saya yang berjudul
cara menambahkan font baru untuk keperluan design sablon kaos

Design tulisan dengan Corel Draw

Setelah mencari dan menambahkan jenis font yang anda sukai, silahkan pilih dan tekan icon font sesuai dengan panah biru kemudian ketik “CLARIS DISTRO”(bisa tulisan yang lain juga, ini hanya contoh) abaikan dulu besar hurufnya, secara default font yang dipilih otomatis pertama kali adalah “Arial” kalau terlalu kecil ukurannya bisa diperbesar dikit dengan cara klick icon “Pick Tool” (bergambar panah kecil) pojok sebelah kiri paling atas, icon ini yang paling banyak dipakai wajib dihafalkan) , klik tulisan Claris distro, nanti muncul kotak–kotak hitam kecil di sekelilingnya, silahkan klik kotak hitan itu, tahan dan geser sampai mendapatkan besar tulisan yang kita inginkan dan lepaskan.

Geser Worksheet kita ke kanan sedikit ada slidernya dibagian bawah (supaya nanti tidak menghalangi pada waktu kita memilh font, kemudian pilih jenis font (lihat gambar 2 untuk lokasinya) yang anda sukai yang telah ditambahkan tadi.

Setelah Fontnya berhasil kita rubah, sekarang rubah ukuran fontnya menjadi 26cm, dengan patokan garis “Guideline”, kita juga dapat merubah warna “tulisan” kita dengan cara klik tulisan dengan “Pick tool” kemudian klik warna yang kita inginkan pada kotak-kotak warnanya. kini design kita sudah siap.

Namun tidak sampai disini saja,, harus ada proses outputnya, yaitu Gambar Preview yang akan anda berikan kepada client dan Design ukuran aslinya kalau diperlukan langsung filmnya (film harus berwarna hitam), caranya

Buat 1 copyan tulisannya (total jadi ada 2) caranya kilk kiri ditengah ditulisannya, kemudian tahan dan geser (tulisannya juga akan ikut bergeser) kemudian kilk kanan mouse dan depaskan, maka tulusan kita telah ter “copy” (dapat juga menggunakan klik kanan copy tulisannya dan paste di tempat yang diinginkan)

Silahkan anda download mockup tshirtnya di internet dengan keyword “tshirt mockup atau tshirt mockup vector” maka anda akan mendapatkan contoh gambar kaos yang dapat kita sisipkan tulisan atau gambar kita guna membuat preview design di atas kaos.

Berbeda dengan Photoshop, cara mengambil atau mengirimkan file gambar pada Corel Draw adalah dengan menggunakan menu FILE – EXPORT atau FILE – IMPORT kalau ingin mengambil gambar dari luar. silahkan import “Mockup Kaos” yang telah di download tadi, kemudian pindahkan tulisan yang telah dicopy tadi DI ATAS gambar kaos tadi (jikalau Tulisan kita berada di belakang kaos, maka gunakan menu Object – Order – to front), kecilkan tulisan jikalau terlalu besar sesuai dengan kaosnya, Kemudian select atau pilih gambar kaos dan tulisan kita (tekan SHIFT + KLIK OBJECT), setelah keduanya terselect kini gabungkan ke duanya dengan cara MENU OBJECT – GROU[P – GROUP OBJECT.
Karena ini adalah untuk Preview maka filenya kita Export (FILE – EXPORT), ketik nama filenya dan di bawahnya (Save as type) di ganti format JPG/JPEG tekan tombol Export, setelah itu akan muncul “kotak” export jpeg, pada kotak “Color mode” dipilih RGB Color ini gunanya untuk memperkecil ukuran filenya, kemudian tekan tombol Ok, , nah kini Design Preview anda telah siap.

Selanjutnya kita save juga tulisan yang satunya, tulisan yang ini jangan dirubah ukurannya, ini tujuannya memudahkan pada waktu membuat film sablon, di save dalam format PDF, caranya sama seperti di atas,, cuma di “Save as typenya” dirubah menjadi PDF, kenapa harus PDF? karena file PDF gampang untuk “dirubah” dan masih berformat vector dan dapat dibuka disemua program Grafis.

Untuk lebih jelasnya silahkan melihat tutorial video youtube berikut ini:

Video menggunakan SUBTITLE aktifkan di menu SETELAN-Indonesia

Nah Gampang bukan? sebenarnya CorelDraw itu tidaklah sulit, hanya dibutuhkan “keterbiasaan” banyak kok designer kaos yang belajar secara otodidak dan mampu menghasilkan karya yang bagus, selamat belajar dan salam dari kami Claris Distro – Sablon kaos.

Cara menambahkan font baru untuk keperluan design sablon kaos

Menurut pengalaman kami Claris Distro – Sablon kaos, sebagian besar design sablon yang diserahkan oleh Client untuk disablon adalah berbentuk “TULISAN”, terutama dibagian belakang kaos, biasanya dikasih tulisan yang lumayan besar yang melambangkan “identitas” mereka baik itu komunitas, lembaga maupun agamais dll,

Contoh jenis-jenis font sablon

Dengan adanya penanbahan font baru, maka hasil design kita terutama yang memakai tulisan, akan menjadi lebih variatif dan kreatif tentu saja menjadi lebih bagus dan keren, namun gimana caranya menambahkan font baru?
sebenarnya menambahkan font baru pada software grafis kesayangan kita itu sangatlah mudah, pertama-tama yang harus kita lakukan adalah mencari jenis font yang sesuai dengan thema gambar kita, kita dapat mencari di mesin pencari google dengan keywords “free font” kita dapat mencarinya pada website “dafont” atau 1001freefonts, setelah mendapatkan font yang disukai, maka kita dapat mendownloadnya,
Setelah file downloadnya kita extract, kita tidak dapat menambahkan langsung pada software grafis kita, melainkan kita menambahkan (paste) pada sistem operational WINDOWS Font kita,caranya seperti gambar dibawah ini, yang dikasih lingkar merah adalah alamat dari windows font ( SISTEM C: – WINDOWS – FONTS ).

SISTEM C – Windows — Fonts

setelah itu anda bisa Reload Photoshop atau Corel anda dan font yang anda inginkan telah tersedia, karena kita menginstal pada Windows Fonts maka semua program pengelola font semisal office – program grafis, otomatis terinstal font yang telah kita tambahkan tadi.

Untuk lebih jelasnya saya tambahkan video youtube berikut ini, silahkan ditonton :

Nah mudah bukan? menjadi designer gambar kaos itu tidak sulit kok, anda hanya memerlukan ketekunan dan kemauan untuk belajar.
Salam dari kami Claris Distro – Sablon Kaos dan Kaos Distro

2 Software yang wajib dipelajari bagi para pemula Designer Kaos dan para Sabloner Kaos

Bagi para sahabat-sahabat yang tertarik dibidang designer kaos
maupun sablon kaos dan ingin mempelajarinya secara “otodidak”,
tentu bingung di mana harus memulainya.

Nah kini anda datang di blog artikel yang tepat, di sini saya
mencoba untuk menjelaskannya secara sederhana, ringkas dan
tepat.

Sebelum anda memulai kegiatan sablon kaos, tentu yang harus
dipelajari adalah bagaimana kita menyiapkan dan membuat
“Designnya”, karena tanpa design, kita tidak mempunyai apa-apa
untuk disablon.

Kini kita telah mengetahui pentingnya Design kaos dalam kegiatan
sablon, baik itu sebagai sabloner maupun pelanggan yang ingin
menyablon kaos/baju dengan design sendiri.
pada prinsipnya design Gambar kaos terbagi atas 2 jenis yaitu

  1. Design Image ( biasanya berakhiran / berextension .jpg, .gif,
    .png dll)
  1. Design Vector (Biasanya berakhiran .cdr, .ai dll)
    Kita tidak perlu membahas secara mendalam mengenai apa itu
    design image dan vector, yang perlu kita pelajari adalah
    bagaimana cara membedakannya (langsung ke implementasinya).

    Perbedaan yang sangat mencolok antara gambar image dan vector
    (selain akhiran extensionnya) adalah dilihat dari “pinggirannya”,
    Design Vector, Apabila diperbesar atau diperkecil,
    gambarnya/pinggirannya TIDAK PECAH, oleh sebab itu design
    vector sangat cocok untuk DESIGN SABLON KAOS, sedangkan
    pada Design Image adalah sebaliknya apabila diperbesar dari
    resolusi aslinya, gambarnya/pinggirannya dapat PECAH.

Gambar ke dua adalah gambar yang diperbesar, disebelah kiri adalah gambar vector sedangkan sebelah kanan adalah gambar Image, “pinggirannya pecah apabila diperbesar”

  1. Gambar Image (SOFTWARE DIPERLUKAN ADALAH ADOBE
    PHOTOSHOP), meskipun pecah kalau di besarkan, namun gambar
    ini sangat banyak sekali beredar di internet, tidak seperti gambar
    vector, variasi warnanya juga sangat banyak, biasanya berupa
    gambar foto maupun gambar-gambar hasil editan, triknya dalam
    memilih gambar image di internet adalah carilah gambar dengan
    “RESOLUSI YANG BESAR” sehingga gampang untuk diedit, banyak
    sekali software pengelola image yang beredar di Internet, namun
    yang terbaik adalah ADOBE PHOTOSHOP !!
  1. Gambar Vector (SOFTWARE DIPERLUKAN ADALAH COREL
    DRAW) Gambar vector adalah gambar yang terbaik dalam
    melakukan setting film sablon, sehingga wajib dipelajari bagi para
    sabloner, karena kemampuannya yang sangat mudah untuk
    memisahkan warna gambar satu per satu dengan cepat dan tentu
    saja “tidak pecah”, biasanya apabila kita menyerahkan gambar
    design kaos untuk disablon maka biasanya pihak tempat sablon
    meminta gambar dalam bentuk format vector, jadi para designer
    kaos juga wajib untuk mempelajari software ini.
    Banyak sekali software pengelola gambar vector yang beredar di
    internet, salah satunya adalah ADOBE ILLUSTRATOR (berextension
    .ai) namun di sini saya lebih memilih mendalami Corel Draw
    (berextension .cdr) yang perlu diperhatikan disini adalah versi
    Corel Draw yang lebih “RENDAH” tidak dapat membuka file yang
    dibuat oleh Corel Draw yang berversi lebih tinggi, misalnya corel
    draw X7 tidak dapat membuka file corel draw versi X8, jadi jikalau
    anda ingin membuka file corel draw anda di komputer lain maka
    filenya di export dulu menjadi file PDF.

Nah sekarang sobat-sobat semua telah mengetahui langkah awal
untuk menjadi designer kaos maupun sablon kaos secara otodidak,yaitu dengan mempelajari Software Adobe Photoshop dan Corel
Draw, versi berapa yang bagus? tentu secara fungsi adalah versi
terbaru yang terbaik, namun semakin besar versinya, semakin
besar juga kemampuan komputer yang diperlukan.
Triknya adalah, apabila kecepatan komputer kita tidak terlalu
“mumpuni”, maka pililah software dengan versi yang rendah
karena untuk design gambar 2D untuk sablon kaos kita tidak terlalu
memerlukan software dengan kemampuan yang “lebih” pilihlah
software dengan versi yang lebih rendah disamping lebih cepat,
dalam dunia seni ada ungkapan yang berlaku “semakin tua namun
hasilnya semakin bagus menandakan kemampuan senimannya”
anda setuju ungkapan ini?.

Terima kasih telah berkunjung di Blog Claris Distro, kami
merupakan UKM yang bergerak dibidang sablon kaos dan kaos
distro, dalam artikel-artikel selanjutnya kita akan mempelajari
bagaimana mengoperasikan software-software di atas secara
singkat, praktis namun tentu saja mudah untuk dipahami, untuk itu
bantulah kami untuk mempromosikan atau dishare artikel ini
secara utuh tanpa ada yang di potong terima kasih dari kami –
clarisdistro.com.